Penggunaan Antibiotik Pada Bayi, Amankah? Kapan dan Penyakit Apa?

Kapan waktu yang tepat memberi pengobatan antibiotik bagi bayi anda? Apakah penggunaan antibiotik pada bayi itu aman?

Ketika buah hati anda sakit, anda tentu akan melakukan segala cara untuk membuatnya segera sembuh termasuk membawanya berobat kedokter, bahkan jika mengharuskan menggunakan obat jenis antibiotik. Sebenarnya obat antibiotik itu sangat efektif untuk membunuh bakteri di tubuh, tetapi tentu tergantung pada gejala dan penyakit bayi anda.  Karena penggunaan antibiotik pada bayi yang tergesa-gesa bukanlah pilihan terbaik.

Antibiotik hanya efektif melawan penyakit yang disebabkan oleh bakteri yang berarti obat jenis ini tidak berguna melawan penyakit umum bayi seperti flu dan pilek atau yang disebabkan oleh virus.  

Kali ini blog Azzahra akan membahas mengenai bagaimana dan kapan penggunaan antibiotik diperlukan bagi bayi.

Kapan waktunya bayi anda memerlukan penggunaan antibiotik?

penggunaan antibiotik pada bayi harus diperhatikan dengan ketat.


Bayi memerlukan pengobatan menggunakan antibiotik jika dan hanya jika mengalami beberapa penyakit di bawah ini:

1.  Demam Tinggi

Demam tinggi pada bayi terjadi karena proses perlawanan antibodi atau sistem kekebalan tubuh bayi terhadap kuman atau bakteri yang menyerang tubuhnya. Suhu tubuh yang menjadi panas adalah pertanda baik bahwa antibodi melakukan tugasnya. Namun jika suhu tubuh melonjak terlalu tinggi bisa jadi merupakan ciri bahwa terjadi infeksi bakteri yang cukup serius. Jika suhu tubuh bayi anda melonjak terlalu tinggi misalkan mencapai 39 derajat celcius ke atas, maka penggunaan obat antibiotik harus dilakukan. Biasanya antibiotik yang cocok untuk bayi saat demam tinggi adalah golongan ampisilin atau sefotaksim. Pemberian antibiotik ini untuk membantu melumpuhkan bakteri yang menyerang tubuh.

2. Pneumonia

Sampai saat ini belum diketahui penyebab terjadinya masalah pada paru-paru pada bayi ini, apakah disebabkan oleh virus atau bakteri yang pasti penyakit ini terjadi karena terjadi infeksi pada saluran pernafasan atas.

Namun setidaknya anda dapat memperhatikan gejala-gejala berikut yang bisa membantu anda menjaga dan melakukan tindakan preventive (pencegahan):

a. Demam
b. Batuk
c. Sesak nafas
d. Muntah

Gejala-gejala di atas bisa jadi salah satu indikasi bayi anda menderita pneumonia sehingga tindakan yang tepat dari anda dapat membantu bayi anda dari hal-hal yang tidak diharapkan. Ingatlah, bahwa bayi memiliki resiko komplikasi penyakit yang lebih tinggi dari orang dewasa jika menderita pneunomia bahkan bisa sampai dengan kematian. Dalam hal ini biasanya dokter akan memberikan obat antibiotik berjenis Amoxicillin, Ampicillin, dan Penicillin walaupun tidak ada kepastian penyakit ini diakibatkan oleh bakteri.

3. Pertusis (Batuk rejan)

Penggunaan antibiotik untuk bayi dan dewasa pada umumnya dapat membantu pemulihan secara efektif jika dikonsumsi pada awal penyakit yang diakibatkan oleh bakteri dalam artian lain obat jenis ini memiliki kemampuan menyembuhkan penyakit yang diakibatkan bakteri jika dikonsumsi pada saat masih dalam kondisi ringan atau pada minggu-minggu pertama bakteri menyerang tubuh. Yaitu pada saat gejala awal muncul seperti batuk dan demam. Pengobatan menggunakan antibiotik berjenis Azitromisin biasanya menjadi pilihan utama untuk mengobati pertusis.

4. Infeksi Telinga

Ketika anak anda sudah beranjak dewasa atau berumur 5 tahun keatas, dokter biasanya akan menyuruh anda sebagai orang tua untuk menunggu selama 1 sampai 2 minggu untuk melihat apakah masalah pada telinga anak anda bisa sembuh tanpa diberikan pengobatan, namun perintah dokter ini tidak berlaku pada bayi anda.

Bayi belum bisa berbicara dan memberi tahu anda mengenai rasa sakit yang ia rasakan, apakah rasa sakit akibat penyakit di telinganya membaik atau menjadi lebih parah, itu sebabkan ketika anda memberitahu dokter bahwa anak anda merengek dan telinganya sedikit membekak, dokter anak memberikan antibiotik berjenis Amoxillin sebagai tindakan pencegahan.

Tanda-tanda bayi anda mengalami infeksi telinga adalah:

a. Bayi menarik-narik telinga mereka.
b. Merengek dan menangis.
c. Sulit tidur, dan
d. Demam tinggi.

5. Infeksi Saluran Kemih

Infeksi saluran kemih bisa terjadi karena adanya bakteri masuk ke kandungan kemih atau ginjal. Demam menjadi satu-satunya tanda infeksi ini terjadi pada bayi, namun juga dapat diikuti dengan adanya iritasi di kelamin, terjadi muntah dan diare. Untuk mengetahui bakteri apa yang masuk ke kantung kemih sehingga dapat membantu pengobatannya maka dokter akan menyarankan anda untuk melakukan tes urin bayi anda, dengan dilakukannya pengecekan pada kandungan urin, dokter akan mengetahui penyebab dan bakteri apa yang masuk dan mengganggu saluran kemih bayi anda dan mereka bisa menentukan antibiotik terbaik untuk mengobati masalah bayi anda.

6. Infeksi Lainnya

Radang tenggorokan yang dapat menyebabkan adanya demam dan sulit menelan serta infeksi sinus kejadian tersumbatnya hidung yang diiringi demam dan batuk memang sangat jarang terjadi pada bayi, namun bukan berarti tidak akan menghinggapi mereka. Dua penyakit ini memerlukan antibiotik agar tidak menjadi parah dan cepat sembuh. Sulit dibayangkan jika andakan anda sulit meminum asi gara-gara sakit ternggorokan atau hidung mereka tersumbat, tentu anda menjadi sangat khawatir apalagi jika hal ini berlangsung terlalu lama, sehingga pengobatan yang tepat sangatlah diperlukan termasuk penggunaan obat antibiotik.

Apakah aman memberikan antibiotik pada bayi?

Seperti halnya semua obat kimia yang dikonsumsi, penggunaan antibiotik memiliki efeksamping dan menimbulkan masalah lainnya seperti dibawah ini:

1. Reaksi Alergi

Saat ini banyak terjadi orang menderita alergi yang diakibatkan oleh obat antibiotik, sebagaian besar gejala yang timbul akibat alergi ini adalah munculnya bercak merah dan gatal pada kulit. Jika anda anak dan bayi anda mengalami gejala di atas sesaat setelah meminum antibiotik (biasanya 30-120 menit pasca meminum antibiotik) maka segeralah anda mengunjungi dokter. Karena walaupun sebenarnya reaksi alergi bisa sembuh sendiri seiring waktu, namun jika reaksi alerginya berlebihan hingga sesak nafas, nal ini bisa menjadi berakibat fatal. Saya memberitahu hal ini karena pernah mengalaminya, hingga harus menggunakan alat bantu pernafasan dan disuntikan obat berjenis antihistamin.

2. Diare, Mual dan Sakit Perut

Penggunaan antibiotik bisa menyebabkan masalah diare, mual hingga sakit perut, hal ini karena antibiotik selain menargetkan bakteri jahat untuk dibunuh, juga dapat membunuh bakteri baik di usus. 

3. Resistensi Antibiotik

Penggunaan antibiotik dalam jangka panjang atau obat-obatan tertentu akan menjadi tidak efektif untuk membunuh bakteri tertentu apabila dikonsumsi secara tidak sesuai aturan, itulah yang disebut resistansi antibiotik. Sebagai contoh, seseorang yang biasa mengkonsumsi antibiotik kelas teri, sebut saja golongan Amoxillin secara tidak benar dan tidak tuntas dalam jangka waktu lama, maka pengobatan antibiotik jenis ini tidak akan menjadi efektif sehingga harus naik dosis kejenis di atasnya. Berhati-hatikan dalam cara penggunaan antibiotik jika anda harus mengkonsumsinya.

 Seberapa Cepat Antibiotik Mulai Bereaksi dalam Tubuh?

Sebagian besar anak dan dewasa yag mengkonsumsi antibiotik, akan menerima efeknya dan merasa lebih baik dalam kurun waktu 48 hingga 72 jam setelah meminum obat pertama. Yang harus diperhatikan adalah cara pengkonsumsiannya, bahwa walaupun anda atau anak dan bayi anda sudah membaik penyakitnya karena menggunakan antibiotik, obat ini harus tetap dikonsumsi sampai tuntas (habis). Dokter akan memberikan antibiotik dengan jumlah yang pas, sehingga walaupun anda sudah membaik, jika obat antibiotik masih ada, maka tetap harus dihabiskan.

Menghentikan penggunaan antibiotik lebih awal (tidak sampai habis) dapat menyebabkan infeksi terjadi kembali dan bakteri jahat yang kembali itu memiliki kemungkinan kebal terhadap antibiotik yang sudah dikonsumsi itu (terjadi resistansi antibiotik). Jika hal ini terjadi dokter akan meresepkan jenis antibiotik yang lebih kuat karena bakteri telah membangun resistansi terhadap obat pertama, hal inipun membuat kuman dan bakteri menjadi lebih sulit untuk dibunuh.

INGAT!!! Hati-hati dalam penggunaan antibiotik, apalagi jika harus diberikan pada bayi. Setiap obat antibiotik yang dikonsumsi HARUS sesuai resep dokter.
Share:

Cara Mengatasi Ruam Popok pada Bayi dengan Tepat

Ruam popok biasa terjadi pada bayi, terutama bayi yang berumur 0 hingga 2 tahun. Hal ini terjadi karena kondisi popok bayi basah, lembab dan hangat yang didiamkan cukup lama (tidak diganti). Ruam ini muncul dengan ciri khas bercak merah atau sisik merah di area genital (kelamin) bayi.

Penyebab Ruam Popok

Dalam hal ini diyakini bahwa ada 5 hal yang bisa menyebabkan bayi anda mengalami ruam popok, diantaranya adalah:

1. Terjadinya iritasi yang disebabkan oleh pertumbuhan bakteri/mikroorganisme akibat adanya urin dan tinja. 

2. Makanan.

3. Kulit sensitif

4. Popok ketat (kekecilan).

5. Penggunaan antibiotik.

Solusi mengatasi ruam pada bayi

1. Jaga popok agar tetap bersih dan kering.
Cara paling ampuh untuk mencegah, mengatasi dan mengobati ruam popok adalah dengan menjaga popok bayi tetap dalam kondisi kering dan bersih, dan juga memastikan kulit bayi anda dalam kondisi bersih dan kering (tidak basah). Ada baiknya pada siang hari anda melepaskan popok dari yang melekat di bayi anda, hal ini membantu agar daerah genitalnya tetap kering. Selama anda melepaskan popok itu disarankan untuk menggunakan handuk bersih sebagai alas bayi anda.

Saat anda hendak mengganti popok, pastikanlah anda menggunakan handuk yang bersih dan lembut untuk membersihkan area genital bayi anda. Lebih diutamakan jika anda membersihkan area itu dengan air hangat yang bersih agar kuman-kuman yang ada bisa hilang. Caranya adalah dengan menepuk-nepukan handuk bersih itu ke area yang dimaksud dengan lembut dan tidak terlalu keras dan sebaiknya anda menghindari penggunaan alkohol untuk menyeka bayi anda.

Jika anda hendak menggunakan sabun untuk membersihkan area genital bayi, gunakanlah sabun mandi khusus untuk bayi, mengingat kulit bayi masih sangat sensitif sehingga harus menggunakan produk sabun yang tepat untuk bayi, kebanyakan sabun khusus untuk bayi sangat aman digunakan.

2. Rajinlah mengganti popok
Bila bayi anda mengalami ruam popok, anda harus lebih waspada terhadap kebersihan dan kekeringan popok. Sebaiknya anda lebih sering mengganti popok bayi anda, idealnya anda bisa menggantinya segera mungkin setelah kotor atau setiap bayi anda buang air kecil. Semakin kering dan bersih keadaan popok, semakin kecil kemungkinan bayi anda terkena ruam popok dan juga membantu penyembuhan ruam popok jika bayi anda sudah mengalaminya.

3. Gunakan krim (cream)
Saat ini telah banyak dijual dan mudah untuk mendapatkan krim khusus untuk bayi, krim ini memiliki fungsi untuk mencegah terjadinya lecet dan ruam popok khususnya membantu menjaga kulit bayi anda dari gesekan yang dapat menyebabkan lecet, khususnya di lipatan-lipatan daerah genital bayi anda.

kondisi area genital bayi yang benar menghindari ruam popok


Hal-Hal yang Harus Dihindari

Ketika anda berusaha menghindari, mencegah dan mengobati ruam popok, maka hindarilah penggunaan produk-produk yang bersifat keras atau mengandung zat kimia dan mengandung pengharum, termasuk anda harus menhindari penggunaan pelembut kain, tissu yang mengandung pengharus kuat, dan kertas pengering instant. Bau menyengat dari pengharus bisa mengganggu kenyamanan bayi anda.

Bayi yang mengalami ruam popok sebaiknya tidak menggunakan celana yang ketat, sebagai gantinya gunakan celana yang bernafas (longgar dan dingin). Celana ketat baik itu yang terbuat dari berbahan karet (lagging) maupun yang lainnya dapat meningkatkan kemungkinan timbulnya ruam popok dan sulit untuk sembuh dari ruam itu karena lingkungan daerah genital bisa menjadi lebih lembab dan panas.

Ada baiknya anda tidak memilih produk berdebu (mudah beterbangan) semisal bedak, walaupun memiliki manfaat dan bisa membantu mengatasi lembab pada daerah popok bayi namun memiliki efeksamping yang juga bisa membahayakan bayi terutama jika bedak itu terhidup bayi karena bisa membahayakan bagi paru-paru bayi.

Perlukah anda membawa bayi ke dokter karena ruam popok?

Ruam popok bukanlah penyakit dan juga tidak berbahaya bagi bayi anda, namun jika bayi anda mengalaminya, mereka akan menjadi lebih rewel karena merasakan gatal hingga sakit karena lecet. Umumnya anda bisa mengobati dan mengatasi ruam secara mandiri, terlebih jika anda memahami beberapa catatan yang saya bahas di atas. 

Pengecualian, jika ternyata ruam popok itu menjadi lebih parah (terjadi infeksi), maka saya sarankan anda segera membawanya ke dokter anak. Tanda-tanda ruam mengalami infeksi adalah:

1. Banyaknya lecet dan memerah di daerah genital bayi.
2. Bayi mengalami demam.
3. Terjadi pembengkakan di daerah genital.
4. Adanya nanah di daerah genital/ daerah popok berada.
5. Ruam tidak kunjung sembuh dan semakin parah.

Ruam bayi yang terinfeksi bisa disebabkan oleh jamur, biasanya dokter akan memberikan anda resep salep antijamur khusus untuk bayi, sehingga bayi tidak akan mengalami ruam popok dan mencegah terjadinya infeksi pada lipatan daerah genital bayi anda.

Jika anda melihat bayi anda lebih murung dan tidak ceria yang diperkirakan karena adanya rasa sakit yang mereka rasakan akibat ruam popok, sebaiknya anda segera mengunjungi dokter untuk mengobati ruam popok itu agar tidak berkembang menjadi jamur dan tidak mengalami infeksi yang lebih lanjut.
Share:

Manfaat Daun Katuk Bagi Pria dan Wanita

Manfaat Daun Katuk tidak hanya bisa dirasakan oleh kaum wanita namun juga oleh kaum pria. Memiliki nama latin Sauropus androgynous, daun katuk digolongkan sebagai tumbuhan obat dan sayuran yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan jika dikonsumsi oleh pria dan wanita.

Tumbuhan ini adalah tumbuh subur di wilayah beriklim tropis, khususnya di Indonesia. Anda dapat menjumpai tumbuhan ini diperkebunan atau bahkan dipekarangan rumah anda atau tetangga anda. Bila dipekarangan rumah anda tidak dijumpai tanaman ini, maka tanamlah. Cukup dengan meminta 5-10 cm batang tumbuhan katuk kepada tetangga anda yang memilikinya, anda sudah bisa menanamnya dengan mudah.

Bagi para wanita calon ibu atau ibu yang baru melahirkan. Ketahuilah bahwa daun katuk telah lama dipercaya memiliki manfaat sebagai pelancar ASI jika dikonsumsi oleh wanita yang sedang menyusui. Hal ini dikarenakan katuk memiliki senyawa kimia sterol yang bersifat estrogenik. Senyawa ini membantu memicu timbulnya kontraksi sekaligus pemicu produksi cairan ASI.

Namun demikian pengkonsumsian oleh wanita yang sedang hamil muda tidaklah dianjurkan karena kandungan kimia ini juga memiliki peran sebagai pencetus terjadinya kontraksi rahim. Harus anda ketahui bahwa produksi ASI tidak terlepas dari terjadinya kontraksi.

Tidak berbeda dengan kaum wanita, kaum pria ternyata bisa menikmati manfaat daun katuk jika mau mengkonsumsinya. Salah satu manfaat yang bisa diterima kaum pria dengan mengkonsumsi daun ini adalah meningkatnya vitalitas pria. Pria mana yang tidak mau vitalitasnya semakin kuat? Tentu mau!

Dari pada anda membeli produk tertentu untuk menjaga vitalitas, lebih baik anda coba mengkonsumsi daun ini!

Bagi pria dan wanita, kami sarankan untuk mengkonsumsi daun katuk ini karena memiliki banyak manfaat yang bisa didapatkan. Selain sebagai penambah atau pelancar ASI dan menambah vitalitas bagi pria, daun katuk juga dapat membantu menyembuhkan penyakit Influenza.

Juga bagi para penderita diabetes, anemia dan osteoporosis Azzahra sarankan untuk mengkonsumsinya, karena dengan mengkonsumsi daun katuk, penyakit-penyakit yang telah disebutkan bisa dikendalikan hingga sembuh bahkan dapat mencegah penyakit-penyakit itu datang kembali.


Mengkonsumsi sayuran herbal inipun dapat mencegah anda terkena penyakit kanker, hal ini telah dibuktikan oleh banyak peneliti di bidang kesehatan bahwa zat hijau pada tumbuhan hijau khususnya dalam hal ini daun katuk mengandung banyak antioksidan, dimana antioksidan berfungsi sebagai pencegah radikal bebas, sehingga dapat menghambat pertumbuhan sel kanker dan mencegahnya timbul pada orang sehat.

Dari segi rasa, Daun katuk memiliki rasa manis bercampur pahit berbeda dengan daun bayam ataupun kangkung yang lebih manis hampir tanpa rasa pahit. Namun dari segi manfaat tentu daun katuk lah yang lebih juara. Cara mengolahnyapun sangat mudah, anda bisa membuatnya menjadi sayur ataupun dipasak menjadi tumis. Namun yang harus diperhatikan adalah tingkat kematangan daun ini saat anda memasaknya. Agar dapat memberikan manfaat maksimal, maka anda cukup memasak daun katuk setengah matang atau tidak memasaknya sampai daunnya layu, namun jangan pula dikonsumsi mentah.

Demikianlah pembahasan mengenai Manfaat Daun Katuk Bagi Pria dan Wanita, semoga informasi ini dapat memberikan wawasan dan pengetahuan bagi anda
Share:

10 Manfaat Kacang Hijau Bagi Kesehatan Tubuh

Tubuh yang sehat dapat anda dapatkan jika makan makanan yang sehat pula. Salah satu makanan yang Azzahra rekomendasikan adalah kacang hijau. Memiliki nama ilmiah (Phaseolus vulgaris), kacang hijau dengan mudah dapat anda dapatkan karena tumbuhan ini tumbuh sepanjang tahun, tidak mengenal musim dan tumbuh di berbagai Iklim.

Kacang hijau biasanya dengan mudah dapat anda temukan ketika berkeliling jalan-jalan di sore hari. Tentu saja sudah dalam bentuk olahan, salah satu olahannya yang paling sering dijajakan dijalanan adalah bubur kacang hijau. Jika anda membelinya, biasanya para pedagang akan memberikan mencampurkannya dengan ketan hitam dan santan kelapa sehingga membuat rasanya lebih nikmat untuk dimakan.

Kacang hijau memiliki banyak manfaat kesehatan bagi para pengkonsumsinya, hal ini dikarena kacang hijau memiliki banyak vitamin dan mineral, serat, protein, zat besi, hingga kalsium. Tidak heranlah banyak orang menyukainya, bahkan para pedagang kaki lima yang menjual olahannyapun kebagian manfaatnya. Selain itu kacang hijau adalah salah satu dari jenis biji-bijian yang memiliki kadar antioksidan tinggi, seperti yang telah anda ketahui biasanya antioksidan tinggi itu terdapat di dalam daun-daunan hijau seperti daun katuk dan daun-daunan lainnya. Antioksidan ini sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung dan kolesterol tinggi.

Bagi anda yang sangat pemilih dalam menjaga porsi makan (diet), maka kacang hijau bisa menjadi salah satu yang bisa anda pilih. Kacang hijau memiliki 31 kalori dalam setiap 100 gr-nya dan tentunya 0 kolesterol. Selain itu kacang ini memiliki serat yang cukup banyak, hampir 9% DRA serat, sehingga cocok bagi anda yang sedang diet (makan sedikit kenyangnya lama). Sedang bagi anda yang memiliki anak kecil khususnya dibawah 5 tahun Zahra merekomendasikan untuk membuat olahan dari kacang ini, karena kandungan protein yang ada dalam kacang hijau akan sangat membantu dalam mempercepat pertumbuhan dan perkembangan otak anak anda. Agar mudah membacanya, berikut Azzahra urutkan:


Kandungan Vitamin dan Mineral pada Kacang Hijau:
1. Vitamin A dan C
Kacang hijau memiliki jumlah vitamin A dan C yang melimpah, dimana fungsi vitamin ini adalah untuk membantu tubuh anda terhindar dari radikal bebas.

2. Vitamin B
Kacang hijau menjadi salah satu sumber vitamin B kompleks, terutama Vitamin B1 dan Vitamin B2. Vitamin B1 (Tiamin) sangat baik untuk sistem saraf dan memperkuat tulang. Sedang Vitamin B2 (Riboflavin) bermanfaat untuk membantu hemoglobin (HB) untuk mengangkut oksigen ke berbagai bagian tubuh hingga seluruh nutrisi dari makanan yang dimakan dapat tersalurkan keseluruh tubuh.

3. Vitamin K
Vitamin K membantu mempercepat pemulihan tulang.

4. Zat besi
Kacang hijau juga tinggi akan zat besi yang memiliki fungsi untuk pembentukan hemoglobin (Hb) dan mioglobin yang digunakan untuk mengangkut oksigen ke seluruh jaringan tubuh.

5. Mineral
Mineral lain yang sangat bermanfaat untuk tubuh jika mengkonsumsi kacang hijau adalah mangan (9%), magnesium dan fosfor (6%), kalsium (3,7%), dan seng (2%).

Manfaat Kacang Hijau untuk Kesehatan Tubuh
1. Menurunkan Berat Badan
Kacang hijau mengandung kalori dalam jumlah yang sangat rendah. Dalam 100 gram kacang hijau hanya akan mehasilkan 31 kalori. Selain itu, biji-bijian ini memiliki tidak memiliki lemak jenuh. Kacang hijau juga merupakan sumber serat makanan yang dapat membantu dalam upaya menurunkan berat badan. Kandungan seratnya mengatur kadar kolesterol dan gula dalam tubuh. Hal ini akan membantu mencegah perkembangan lemak tubuh yang tidak diinginkan.

2. Memperbaiki Masalah Pencernaan
Karena kandungan serat kacang hijau tinggi, maka bermanfaat untuk memperbaiki masalah pencernaan dengan cara membersihkan saluran pencernaan dari zat yang tidak perlu. Juga kandungan seratnya dapat membantu anda untuk mengobati sembelit, wasir hingga bisul.

3. Mengurangi Resiko Terjangkit Kanker
Seperti yang telah dikatakan di atas, bahwa kacang hijau memiliki banyak klorofil. Zat ini terbukti dapat mengurangi efek karsinogenik yang bisa menjadi penyebab timbulnya kanker.

4. Mengurangi Resiko Serangan Jantung
Kacang hijau mengandung antioksidan kuat yang dikenal sebagai flavanoid. Flavanoid memiliki fungsi dan manfaat untuk membersihkan tubuh dari efek peradangan, pembekuan darah dan tekanan darah tinggi. Kacang hijau juga memiliki kandungan potassium dan sodium dalam tingkat rendah yang merupakan kombinasi sempurna untuk menjaga kesehatan jantung. Selain itu, ia memiliki lemak omega-3 yang berfungsi mengatur tingkat kolesterol dalam tubuh. Kolesterol LDL rendah berkontribusi terhadap pencegahan penyakit jantung.

5. Membuat Tulang Menjadi Kuat
Kacang hijau kaya akan vitamin K. Vitamin K memiliki peran sebagai pemproduksi kalsium yang tentu sangat penting untuk menjaga tulang tetap sehat dan kuat. Vitamin K juga mengatur kapasitas penyerapan mineral terhadap tulang. Dengan tercukupinya kadar vitamin K di dalam tubuh akan membuat tulang anda kuat. Anda tentu membutuhkan vitamin ini untuk menghindari masalah terkait tulang, seperti osteoporosis dan meningkatkan regenerasi tulang serta menjaga kesehatan tulang secara keseluruhan.

6. Memperbaiki Sel yang Rusak dan Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh
Kacang hijau memiliki kandungan vitamin C dalam nilai tinggi yang memiliki fungsi untuk mengurangi kemungkinan anda terpapar radikal bebas. Akumulasi radikal bebas dalam tubuh dapat menyebabkan kerusakan pada sel-sel tubuh yang berakibat tubuh menjadi lemah dan mudah terjangkit penyakit. Vitamin C membantu sistem pertahanan tubuh agar lebih kuat. Dengan nilai kandungan vitamin C tinggi yang dimiliki kacang hijau maka Azzahra pun merekomendasikan makanan ini untuk dikonsumsi anak anda sebagai pendamping ASI. Kacang hijau dan ASI sama-sama dapat memperkuat antibodi bayi anda. Selain itu zat Karotenoid yang ditemukan ada dalam kacang hijau mengandung antioksidan seperti beta-karoten dan lutein. Dimana Beta karoten telah dibuktikan memiliki banyak manfaat untuk meningkatkan kekebalan bagi tubuh.

7. Membantu Penderita Diabetes Tipe 2
Telah banyak studi menunjukan bahwa kacang hijau dapat membantu mengelola dan mengatur gejala diabetes mellitus tipe 2, seperti gula darah tinggi. Penderita diabetes disarankan untuk mengkonsumsi kacang hijau dengan pengolahan yang baik. Dimana saya menyarankan anda untuk mengolah kacang hijau menjadi sayur bening. Caranyapun sangat mudah yaitu: cuci biji kacang hijau hingga bersih, rebus kacang hijau sampai matang namun jangan lembek, untuk penyedapnya bisa anda sesuaikan sesuai selera. Azzahra sih menyarankan anda tidak menambahkan penyedap makanan, cukup memasukkan garam!

8. Meningkatkan Kesehatan Mata
Kacang hijau memiliki senyawa karotenoid yang memiliki manfaat untuk meningkatkan penglihatan dan mengurangi risiko gangguan mata. Karotenoid dan lutein yang ditemukan di biji-bijian ini dapat mengurangi lelah mata, yang mana lelah pada mata dapat menyebabkan berbagai jenis masalah seperti kehilangan penglihatan, mata minus dan degenerasi seiring bertambah usia.

9. Mencerahkan Kulit Wajah Sehingga Tampak Lebih Muda dan Sehat
Vitamin C dapat meningkatkan kemampuan produksi kolagen alami oleh tubuh. Kolagen bermanfaat untuk bisa memperbaiki dan merevitalisasi kulit pada tingkat sel. Sehingga membuat kulit Anda lebih muda dan sehat. Kacang hijau juga mengandung Vitamin A yang dapat membantu mengurangi efek penuaan dini pada kulit. Artinya dengan mengkonsumsi kacang hijau anda bisa mengurangi kemungkinan timbulnya masalah pada kulit seperti keriput, kulit kering, dan lainnya.

10. Membantu Kesehatan Ibu Hamil
Kacang hijau merupakan salah satu sumber asam folat. Zat ini sangat penting terutama bagi ibu hamil. Asam folat bermanfaat untuk melindungi rahim wanita dan meningkatkan perkembangan janin. Asam folat juga dapat mengurangi kemungkinan cacat tabung saraf. Jika Anda ingin melahirkan bayi yang sehat, maka makan kacang hijau selama kehamilan bisa anda coba.

Untuk mendapatkan semua nutrisi dan manfaat kacang hijau, disarankan untuk memakannya mentah. Atau jika anda takut gigi anda tidak kuat menggigitnya, anda bisa mengolahnya menjadi sayur bening atau jika anda tidak memiliki masalah dengan gula darah (mengidap diabetes), maka bolehlah anda mengolahnya menjadi bubur kacang hijau dengan menggunakan pemanis alami yaitu dengan gula aren.

Pastikan juga bahwa anda memilih kacang hijau yang terbaik. Pilih kacang yang memiliki tekstur kencang dan segar dengan warna hijau terang. Oleh karena itu dengan mempertimbangkan banyaknya manfaat kacang hijau bagi kesehatan yang bisa anda raih, maka cobalah untuk menyertakan kacang hijau dalam rencana diet Anda.
Share:

Mengapa Mimpi Buruk Terjadi Pada Bayi dan Apa Yang Harus Anda Lakukan?

Bagaimana anda mengetahui jika itu adalah mimpi buruk?
Andai saja bayi bisa bercerita dan memberitahu anda dengan kata-kata bahwa dia mengalami mimpi buruk, mungkin akan lebih mudah untuk anda menenangkannya. Terkadang anda bingung dan sulit mengetahui apa yang menyebabkan bayi anda tiba-tiba menangis dan menjerit serta terbangun di tengah tidurnya di malam hari.

Ada banyak kemungkinan alasan bayi menjerit dan terbangun di malam hari. Mungkin dia merasa lelah atau merasa kesal. Jika kasus ini menimpa pada bayi anda, apa yang harus anda lakukan? Tentunya adalah dengan cara menghibur mereka karena mereka belum bisa menenangkan diri mereka sendiri untuk bersikap tenang dan kembali tidur. Atau mungkin juga pada waktu itu bayi anda terbangun karena sakit dan merasa tidak nyaman.

Beda kasus dengan hal ini, jika bayi anda dalam keadaan sehat dan terlihat tidurnya lelap namun tiba-tiba terbangun sambil menjerit dan menangis, raut muka ketakutan, dan terlihat mengantuk tetapi mengalami kesulitan untuk kembali tidur, mungkin dia mengalami mimpi buruk. Biasanya mimpi buruk ini terjadi pada paruh kedua malam (Menjelang Jam 24.00 sampai jam 01.30), jangankan bayi, mungkin anda juga pernah mengalami mimpi buruk serta terbangun dari tidur dan ketika melihat jam, rentang waktu itu yang biasanya anda lihat.

Mimpi buruk tidaklah sama teror malam hari. DImana teror malam yang biasa disebut juga gangguan tidur yang jarang terjadi yang biasanya menyerang pada sepertiga malam pertama dan sering menimpa pada bayi dan anak-anak prasekolah. Bayi dan anak-anak yang mengalami teror malam biasanya akan tetap tertidur lelap dan saat kejadian mereka tidak sedang bermimpi, namun mereka sangat gelisah dan sesekali merengek. Setelah itu mereka kembali tertidur nyenyak dan tidak mengingat kejadian di pagi hari.


Mengapa mimpi buruk terjadi?
Mimpi buruk yang terjadi menimpa bayi anda kemungkinan besar terkait dengan sesuatu yang terjadi tepat sebelum mereka tidur, seperti mendengarkan cerita yang membuatnya takut, merasa kesal sebelum tidur atau menonton film horror.

Stres juga bisa menyebabkan mimpi buruk ini terjadi. Waktu tidur itu sendiri bisa menjadi penyebab stres, semisal bayi anda terlihat mengantuk dan rewel namun sulit tidur sehingga baru bisa tertidur beberapa jam kemudian. Waktu dari bayi anda merengek sampai dia tertidur itu cukup membuat seorang bayi merasa stress. Atau kejadian lainnya seperti ditinggal orang tua bekerja lembur pun bisa membuat bayi stress.

Namun janganlah anda khawatir atau menyalahkan diri sendiri. Karena masalah emosional tidak terkait dengan mimpi buruk, dan mimpi buruk sesekali terjadi adalah normal pada usia ini. Mungkin tidak ada hubungannya dengan apapun yang anda katakan atau lakukan.

Bagaimana cara membantu bayi anda setelah mengalami mimpi buruk?
Rangkul dan peluklah bayi anda saat menangis. Kontak fisik itu penting, jadi peluklah dan usap dia sampai dia merasa tenang. Anda pun bisa menyalakan lampu yang agak terang sehingga bayi anda tahu bahwa anda didekat mereka. Dan selalu siap sedia untuk menemani dan menjaga anak anda. Dengan melakukan kontak fisik dan memperlihatkan kepada mereka bahwa anda dekat dengan mereka, akan membuat hubungan batin anda dan bayi anda semakin erat dan membuat bayi tenang.

Jika mimpi buruk ini terjadi pada anak anda yang sudah cukup umur untuk mengerti apa yang anda katakan, maka bicara dan berilah mereka penjelasan tentang apa itu mimpi buruk. Namun perlu diingat bahwa mengatakan kepadanya bahwa "ini hanya mimpi!" tidak akan membantu menenangkannya karena walau dia sudah mengerti apa yang anda katakana tetap saja pada usia ini dia tidak memahami perbedaan antara realitas dan impian.

Mencegah Mimpi Buruk
Tentu akan sulit dan tidak mudah untuk mencegah mimpi buruk terjadi, tapi dengan melakukan rutinitas tidur yang damai dan nyaman, membuat hati anak dan bayi anda senang, memberikan cerita-cerita yang menyenangkan, dan mendengarkannya lagu-lagu yang tenang dapat membantu menangkal mimpi buruk terjadi. Cobalah untuk berbagi kisah senang anda bersama anak dan bayi anda, walaupun mungkin mereka belum mengerti yang anda ucapkan namun mereka bisa merasakan kesenangan dengan melihat raut wajah dan ucapan mulut anda.

Untuk membantu bayi dan anak anda mendapatkan tidur malam yang cukup dan nyenank, jagalah kamarnya pada suhu yang nyaman, tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin. Suhu terbaik untuk tidur nyenyak ada di sisi yang sedikit dingin antara 18-19 derajat Celsius.

Jika mimpi buruk tetap terjadi bahkan semakin sering setiap malamnya dan bayi anda terlihat sangat ketakukan untuk tidur kembali, maka yang harus anda lakukan adalah membawa bayi anda berobat kedokter anak untuk di cek kesehatannya, bisa jadi mimpi buruk menandakan ada sesuatu yang terjadi dengan kesehatannya.
Share: